Tata Nama Senyawa Kimia


Senyawa Biner

→ terdiri dari 2 unsur (nonlogam dan nonlogam)

  • Urutan (yang lebih dulu ditulis di depan)

Rn – Xe – Kr – B – Si – C – Sb – As – P – N – H – Te – Se – S – I – Br – Cl – O – F

  • Awalan
1 = mono 3 = tri 5 = penta 7 = hepta 9 = nona
2 = di 4 = tetra 6 = heksa 8 = okta 10 = deka
  • Jika di depan hanya ada 1 atom tidak perlu ditulis mono

Contoh: CO = karbon monoksida (bukan monokarbon monoksida / karbon monooksida)

  • Beberapa nama umum: H2O = air, NH3 = amonia

 

Senyawa Ion 

→ terdiri dari logam dan nonlogam

→ logam (kation / ion +) di depan, anion / ion – di belakang

→ dibentuk dengan menyilangkan muatan kation dan anion:

A2+ dan B => A1B2 => AB2

→ untuk ion poliatomik (terdiri dari banyak atom), jika jumlahnya lebih dari 1, digunakan tanda kurung:

A2+ dan BC3– => A3(BC)2

→ jika jumlah kation dan anion dapat disederhanakan, digunakan yang lebih sederhana:

A2+ dan B => A2B2 => AB

Daftar beberapa kation:

No.

Rumus

Nama ion

No.

Rumus

Nama ion

1 Li+ Lithium 14 Ni2+ Nikel
2 Na+ Natrium 15 Ag+ Perak
3 K+ Kalium 16 Sn2+, Sn4+ Timah(II), Timah (IV)
4 Rb+ Rubidium 17 Pb2+, Pb4+ Timbal(II), Timbal(IV)
5 Cs+ Cesium 18 Fe2+, Fe3+ Besi(II), Besi(III)
6 Be2+ Berilium 19 Hg22+, Hg2+ Raksa(I), Raksa(II)
7 Mg2+ Magnesium 20 Cu+, Cu2+ Tembaga(I), Tembaga(II)
8 Ca2+ Kalsium 21 Au+, Au3+ Emas(I), Emas(III)
9 Sr2+ Stronsium 22 Cr2+, Cr3+ Krom(II), Krom(III)
10 Ba2+ Barium 23 Mn2+, Mn3+ Mangan (II), Mangan (III)
11 Ra2+ Radium 24 Co2+, Co3+ Kobalt (II), Kobalt(III)
12 Al3+ Aluminium 25 Pt2+, Pt4+ Platina(II), Platina(IV)
13 Zn2+ Zink (seng) 26 NH4+ Amonium

Daftar beberapa anion:

No.

Rumus

Nama ion

No.

Rumus

Nama ion

1 OH Hidroksida 32 AsO33– Arsenit
2 H Hidrida 33 AsO43– Arsenat
3 N3– Nitrida 34 SbO33– Antimonit
4 P3– Fosfida 35 SbO43– Antimonat
5 O2– Oksida 36 ClO Hipoklorit
6 O22– Peroksida 37 ClO2 Klorit
7 Se2– Selenida 38 ClO3 Klorat
8 Te2– Telurida 39 ClO4 Perklorat
9 F Fluorida 40 BrO Hipobromit
10 Cl Klorida 41 BrO2 Bromit
11 Br Bromida 42 BrO3 Bromat
12 I Iodida 43 BrO4 Perbromat
13 CN Sianida 44 IO Hipoiodit
14 OCN Sianat 45 IO2 Iodit
15 SCN Tiosianat 46 IO3 Iodat
16 S2– Sulfida 47 IO4 Periodat
17 NH2 Amida 48 MnO4 Manganat
18 CO32– Karbonat 49 MnO42– Permanganat
19 SiO32– Silikat 50 CrO42– Kromat
20 SiF62– Heksafluorosilikat 51 Cr2O72– Dikromat
21 SeO42– Selenat 52 S2O32– Tiosulfat
22 C2O42– Oksalat 53 S4O62– Tetrationat
23 HCOO Format 54 BO33– Borat
24 CH3COO Asetat 55 B4O72– Tetraborat
25 C4H6O62– Tartrat 56 HS Hidrogen sulfide
26 NO2 Nitrit 57 HCO3 Hidrogen karbonat (bikarbonat)
27 NO3 Nitrat 58 HSO3 Hidrogen sulfit (bisulfit)
28 SO32– Sulfit 59 HSO4 Hidrogen sufat (bisulfat)
29 SO42– Sulfat 60 HC2O4 Hidrogen oksalat (bioksalat)
30 PO33– Fosfit 61 HPO42– Hidrogen fosfat
31 PO43– Fosfat 62 H2PO4 Dihidrogen fosfat

→ Untuk tata nama lama, logam yang memiliki 2 macam valensi diakhiri o untuk valensi rendah dan i untuk valensi tinggi.

Contoh:

Fe2+ : ferro, Fe3+ : ferri

Cu+ : cupro, Cu2+: cupri

→ Contoh tata nama senyawa ion:

Besi (II) fosfat: Fe2+  dan PO43– → Fe3(PO4)2

Magnesium sulfat: Mg2+ dan SO42– → Mg2(SO4)2 → MgSO4

Tembaga (I) oksalat: Cu+ dan C2O42– → Cu2(C2O4)1 → Cu2C2O4 (Hati-hati! senyawa ini tidak dapat dijadikan CuCO2 karena jika dijadikan demikian berarti ion oksalatnya berubah)

  • Asam(ciri: di depan ada H atau di belakang ada COOH)Contoh:

    Asam klorida: H+ dan Cl → H1Cl­1 → HCl

    Asam sulfat: H+ dan SO42– → H2(SO4)1 → H2SO4

    Asam asetat: H+ dan CH3COO → CH3COOH (bukan HCH3COO, untuk asam karboksilat, akhirannya harus COOH)

  • Basa (ciri: di belakang ada OH, kecuali NH3)Contoh:

    Natrium hidroksida: Na+ dan OH → Na1(OH)1 → NaOH

    Kalsium hidroksida: Ca2+ dan OH → Ca1(OH)2 → Ca(OH)2

  • Senyawa Organik → senyawa-senyawa karbon dengan sifat-sifat tertentu

Contoh beberapa senyawa organik:

  1. CH4                  : metana (gas rawa, gas alam)
  2. C2H2                 : asetilena
  3. CO(NH2)2        : urea / ureum
  4. CH3COOH       : asam cuka
  5. C6H12O6           : glukosa
  6. C12H22O11        : sukrosa (gula tebu)
  7. HCHO             : formaldehida (bahan formalin)
  8. CHCl3              : kloroform (suatu bahan pembius)
  9. CHI3                : iodoform (suatu antiseptik)
  10. CH3CH2OH     : alkohol
  11. CH3COCH3      : aseton

About alicealc

a private teacher, teaches Math, Physics, and Chemistry for Junior High and High School students :)
This entry was posted in Kimia (Indonesia) and tagged , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Tata Nama Senyawa Kimia

  1. bulqis yoona says:

    makasih yah ********** tapi perlu lebih lengkap tentang nama nama senyawanya tuhhhhhhhhhhhh kalau bisa kirim ke email aku yah. please!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  2. alia maya says:

    cukup membantu:)

  3. Salsabilla R. says:

    makasih ya udah membantu mengerjakan PR🙂

  4. George Budi says:

    akhirnya nemu bisulfat tiosianat sianat oksalat selenat. thanks nama khususnya lengkap untuk sma ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s